Page Nav

HIDE

Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

Responsive Ad

Sandiaga Uno Terus Melakukan Persiapan Pembukaan Kembali Bali Untuk Wisatawan Mancanegara

Tour Travel , Seminyak - Guna mempersiapkan pembukaan Bali kembali pada bulan Juni-Juli, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S...

sumber dari kemenparekraf.go.id


Tour Travel, Seminyak - Guna mempersiapkan pembukaan Bali kembali pada bulan Juni-Juli, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan perteemuan bersama para pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pada hari Selasa (30/03/2021).


Rancangan rencana yang tengah disusun oleh Pemerintah dalam meluaskan travel corridor arrangement pada sektor pariwisata ini, sangatlah membutuhkan dukungan dari para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Guna menyambut kembali para wisatawan lokal maupun asing.


Melansir dari Kemenparekraf.go.id, pihak Sandiaga Uno selalu berdiskusi mengenai pembukaan kembali lewat programnya yaitu, travel corridor arrangement (TCA) dengan kementrian juga lembaga terkait. terakhir kali ia mendiskusikan hal ini bersama Ibu Menlu, bahwa masih terus dalam pemrosesan finalisasi, yang nantinya berakhir dengan final dari Bapak Presiden.


selain itu juga Sandiaga Uno menekankan untuk tetap memperketat tertib protokol kesehatan, juga pengambila langkah untuk mencegah penyebaran COVID-19 di kawasan wisata nanti, yang sesua dengan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).


"Tentunya keputusan untuk meniadakan mudik adalah salah satu keputusan yang menyiapkan agar angka penyebaran COVID-19 dapat ditekan. Sehingga kita bisa mencapai situasi prakondisi yang diperlukan dalam rangka mendukung rencana perluasan travel corridor arrangement untuk membuka pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara pada bulan Juni dan Juli mendatang," katanya.


Beberapa pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah Bali, tengah melakukan langkah-langkah yang di terapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (Penulis: Gita Ramadhany  / Sumber Gambar: kemenparekraf.go.id)

Reponsive Ads