Mobile Menu

navigasi

More News

Kang Emil Mengusulkan Kepada Pemerintah Pusat Untuk Meniadakan Libur Idul Adha

June 16, 2021

sumber dari kemenparekraf.go.id


Tour Travel, Bandung – Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat, mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk tidak memberlakukan libur Idul Adha. Dikarenakan lonjakan kasus COVID-19 yang ditimbulkan akibat mudik dan libur lebaran.


Peniadaan libur idul adha ini guna menekan kembali lonjakan kasus COVID-19. Ridwan Kamil atau biasa dipanggil Kang Emil ini mengatakan bahwa, PPKM Mikro di Jawa Barat sebenarnya telah sukses hingga shalat id. Sampai-sampai tingkat keterisian di rumah sakit saat itu mencapai 29 persen.


"Tiba-tiba lompatannya hanya dalam dua Minggu sebulan ini melompat ke 75 persen, jadi kalau tadi di Bandung Raya 84 persen, sementara Jabar adalah 75 persen, itu juga sama sudah melewati batas kritis 70 persen," tutur Kang Emil.


Menurutnya lonjakan tersebut terjadi karena mudik dan libur panjang lebaran. Dari hal tersebut, ia mengusulkan agar Pemerintah Pusat tidak mejalankan libur panjang lagi saat libur idul adha.


"Oleh karena itu, pemerintah provinsi Jabar merekomendasi kepada pemerintah pusat mohon tidak ada libur panjang berikutnya selama Idul Adha," ujarnya.


"Sehingga peribadahan Idul Adha kami mohon diberi juklak seusai syariat yang wajibnya saja tapi tidak liburnya dan tidak mudiknya karena terbukti libur mudik idul Fitri betul-betul destruktif dalam keterkendalian yang sudah sangat baik selama PPKM Mikro," tambah Kang Emil.


Kang Emil sempat menetapkan Bandung Raya sebagai siaga satu. Akibat lonjakan dari keterisian rumah sakit. Melansir dari travel.detik.com, laporan yang diterima dari rumah sakit Bandung Raya mencapai 84,19 persen, yang merupakan angka melebihi standar WHO. (Penulis: Gita Ramadhany  / Sumber Gambar: pinterest).

 

 

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment