Mobile Menu

navigasi

More News

Berwisata Sambil Belajar Mengelola Kopi Kalingkrik, Di Dusun Pengkol

April 04, 2021

Sumber dari Kemenparekraf.go.id


Tour Travel, Kaliangkrik – Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengharapkan sebuah produk kopi di Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah, ini dapat menambah kualitasnya dan bisa diterima oleh para pecinta kopi nusantara. Pada kunjungannya hari Sabtu (03/04/2021).

Melansir dari kemenparekraf.go.id, para wisatawan yang mengunjungi Kecamatan Kaliangkrik, ini biasanya melakukan eduwisata kopi mulai dari memetik hingga menyicipinya langsung merupakan hal yang menarik. Bukan hanya itu Kaliangkrik juga memiliki pesona alam yang indah di bawah kaki gunung Sumbing atau Nepal Van Java.

Yang menjadi daya taarik unik dari Kopi Kaliangkrik ini adalaah rasanya yang unik dan enak, seperti rasa madu. Setelah ia menyicipinya, ia berkata eduwisata ini haru dikembangkan dan harus tetap dilestarikan.

Kopi merupakan salah satu penghasil devisa terbesar ke-4 di Indonesia, setelah minyak sawit, karet, dan kakako. 5 tahun terakhir pertumbuhan kopi terus meninngkat, dari tahun 2018 hingga 2019 pengonsumsi domestik capai 4.800 kantong berkapasitas 60kg atau 288 ton.

"Orang luar negeri mengenal kopi Indonesia yaitu Java. Sedangkan produsen kopi terbesar di dunia Ethiopia dan Uganda, mari kita ambil peran untuk bisa melestarikan kopi Indonesia hingga semakin terkenal di pentas dunia," ujarnya.

Dalam kunjungannya ini Sandiaga Uno menjelaskan, agrowisata ini bukan hanya berwisata namun juga belajar mengenai budaya kopi. Jadi, wisatan tidak sekedar menikmati saja, namun juga teredukasi tata kelola hingga budidayanya.

Ia juga menekankan pihaknya yang akan hadir di Dusun Pengkol selalu mendukung pelatihan SDM, Pemasaran, dan Industri di sana, supaya menjadi unggulan. Hal itu diharapkan bisa menjadi agrowisata tag menjual biji kopi tapi juga mentahannya.

Dalam perjalanannya ke Dusun Pengkol, Sandiaga Uno mencoba berkendara menggunakan motor karya anak bangsa yaitu, Gesits. (Penulis: Gita Ramadhany  / Sumber Gambar: kemenparekraf.go.id)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment