Mobile Menu

ads

More News

Nepal van Java, Nikmati Pemandangan Pemukiman Indah Di Kaki Gunung Sumbing

April 04, 2021

sumber dari Kemenparekraf.go.id


Tour Travel, Magelang - Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatakan bahwa, destinasi wisata Dusun Butuh, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah memiliki keindahan yang sangat memukau. Memiliki pegunungan tinggi bak Gunung Himalaya, membuatnya di sebut sebagai Nepal van Java.

Melansir dari Kemenpagrekraf.go.id, Dusun Butuh ini memiliki kontur dan tata letak pemukiman warga yang bertumpuk di lereng gunung, topografi yang tidak rata ini di sebut mirip dengan wilayah di pegunungan Himalaya, Nepal. Pemandangan itu yang di dapatkan oleh Sandiaga Uno saat menginap di Desa Wisata ini.

“Jadi kemarin saya diarahkan untuk menginap di Kota Magelang. Namun saya punya janji untuk menginap di desa wisata. Begitu bangun pagi saya nggak nyesel menginap di sini karena pemandangannya epik yang kita rasakan ini adalah suasana yang majestic suasana yang sangat eksotis. Dan ini menjadi pengalaman pertama dalam hidup saya menginap di desa wisata,” tuturnya.

Apresiasi tak lupa diberikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kepada masyarakat Dusun Butuh, karena telah memberikan pelayanan dengan baik kepada wisatawan yang datang. Kemenparekraf juga terus mendorong perkembangan SDM, atraksi, aksesibilitas, dan amenitas juga modal bagi pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kaliangkrik.

Dalam kunjungannya ke Dusun Butuh ini, Kemenparekraf akan hadir untuk melakukan pendampingan juga berbagi ilmu supaya SDM di Dusun ini semakin Ungul dan Kompetitis. Nepal van Java ini sudah mempunyai branding yang kuat tapi, hal itu juga butuh didukung dari segi atraksi wisata, aksesibilitas, dan amenitas. Hal ini diharapkan tidak terjadi wisatawan hanya datang melihat, foto-foto, lalu pulang begitu saja, menjadi multiplier effect bagi masyarakat kurang terasa.

“Dari segi infrastruktur jalan di sini perlu diperbaiki, drainase diperbaharui sehingga perekonomian di desa ini bergerak. Kemudian dari sisi atraksi perlu dikembangkan lagi berbasis nature and culture, pemandangan luar biasa. Ketiga amenitas, Griya Butuh sebagai salah satu contoh baik dan perlu diikuti homestay-homestay lainnya untuk perlu ditingkatkan," ujarnya. (Penulis: Gita Ramadhany  / Sumber Gambar: kemenparekraf.go.id)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment