Mobile Menu

navigasi

More News

Bali Milionaire Race Digelar Untuk Yang Kedua Kalinya

April 08, 2021


sumber dari kemenparekraf.go.id


Tour Travel, Bali – Pembukaan Bali Milionaire Race 2 didukung penuh oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin. Yang berharap dapat berupaya mendorong pulih serta bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pada hari Kamis (08/04/2021).


"Saya hadir di sini sebagai bagian untuk membangkitkan kembali optimisme menyambut dibukanya kembali pariwisata Bali yang rencananya akan dipersiapkan mulai Juni-Juli 2021. Dan gelaran ini menjadi simulasi menyambut kesiapan itu," ujar Sandiaga Uno.


Selain itu juga, 224 peserta Bali Milionaire Race 2 yang dihadiri dari berbagai daerah. Mereka berupaya untuk mendukung kebangkitan Bali yang saat ini menjadi representatif bidang pariwisata di Indonesia.


Melansir dari Kemenparekraf.go.id, sandiaga Uno juga mengatakaan bahwa, awal pemerintahannya di Desember 2020 kemarin, sekitar 3.000 pengunjung datang setiap harinya yang terdata di Ngurah Raai Internasional Airport.


Pada hari Kamis kemarin sudah tercatat sekitar 6.000 kunjungan wisata nusantara. Hal itu menandakan perlunya dukungan dari seluruh stakeholder untuk bangkitnya pariwisata Bali, yang merupakan representasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara keseluruhan.


"Millionaire Race 2 di Bali merupakan ajang pelatihan keterampilan dan kemakmuran yang dikemas dalam bentuk kompetisi berhadiah uang tunai total ratusan juta, sebagai salah satu upaya mendukung bangkitnya pariwisata Bali," tutur Mardigu Wiwiek atau biasa disapa Bossman Sontoloyo dari Milionaire Mindset Booth Camp (MMBC).


Event kali ini dihadiri oleh ratusan pelaku UKM Profesional, Pengusaha, dan lainnya. Berbagai kegiatan nantinya dilakukan peserta Milionaire Race 2 selama 4 hari di Bali seperti berdiri di atas papan selancar hingga menerbangkan layang-layang khas Bali.


"Saat praevent kami promosikan melalui kanal sosial media kami, total viewers mencapai 2,3 juta. Event kali ini diharapkan menjadi bagian upaya membangkitkan sektor parekraf di Bali,"katanya. (Penulis: Gita Ramadhany  / Sumber Gambar: Kemenparekraf.go.id).

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment