Mobile Menu

navigasi

More News

PemanfaatanTeknologi Informasi Untuk Penjualan Produk Hasil Pertanian Di Kabupaten Tulunggagung

September 12, 2021

 

Source : Pangannews.id

Kabupaten Tulungagung yang terletak 154 km barat daya Surabaya merupakan sebuah kabupaten yang mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani, sehingga hasil pertanian merupakan sumber penghasilan utamanya. Namun, dikarenakan kesulitan penjualan hasil tani menjadi penyebab perekonomian di Tulung Agung tergolong rendah.

Pengembangan jeraning kerja bidang pertanian Program Youth Entrepreneurship And Employment Support System (YESS) mendorong kaum muda di pedesaan agar terlibat dalam sektor berbasis pertanian melalui pekerjaan dan kewirausahaan terus diperjuangkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi yang menyatakan bahwa sudah banyak generasi milenial yang sukses menjadi petani dan wirausaha pertanian milenial. 

Dedi mengatakan, untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas, transformasi pertanian harus dilakukan dari yang konvensional ke modern. 

Saat ini para petani milenial sudah banyak yang menggunakan kemajuan teknologi dalam mengelola usaha taninya. Tak hanya itu, mereka saat ini telah banyak memanfaatkan aplikasi untuk dapat  mendekatkan produsen dengan konsumen, atau petani dengan masyarakat. 

Tak semata memberikan bantuan secara cuma-cuma  program YESS memiliki misi untuk  membina dan mensupport generasi milenial di pedesaan untuk menekuni dan sukses mengelola sektor  pertanian. 

Secara teknis, program YESS menyasar generasi milenial di pedesaan yang berada dibawah koordinasi BPP di masing masing kecamatan di Kabupaten yang menjadi  sasaran program YESS. Salah satu kabupaten  penerima manfaat dari program YESS di provinsi Jawa Timur adalah kabupaten Tulung yang memiliki 19 Kecamatan.

Sebagai langkah awal dalam mencapai tujuan program YESS yakni mencetak petani dan wirausaha pertanian milenial yang maju, mandiri dan modern serta memiliki daya saing, PPIU Jawa Timur  yakni Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang telah melaksanakan workshop dalam rangka assesment CP/CL yang selanjutnya akan ditetapkan sebagai penerima manfaat proyek YESS. 

Kegiatan dilaksanakan di Kantor Dinas pertanian Tulung Agung (13/11) menghadirkan 19 BPP (satu kecamatan, satu BPP) dan 4 orang mobilizer dari LSM Persepsi.

 “Utamakan kualitas data dan jangan segan untuk mengeliminasi data yang dianggap tidak lengkap dan meragukan, sehingga program tepat sasaran,” ujar perwakilan NPMU dan PPIU. 

Untuk mendapatkan data yang akurat dan tepat sasaran maka keragaman data yang disajikan oleh masing BPP masih harus dilengkapi dan diverifikasi ulang oleh penyuluh lapangan sebagai identifikator data petani muda di tingkat desa. 

Salah seorang penyuluh dari Kabupaten Tulung Agung menyatakan dukungannya terhadap program YESS ini. Para penyuluh menyatakan kesiapannya untuk mencari bibit-bibit potensial petani dan wirausaha pertanian milenial di wilayah binaannya. 

Mereka pun menyatakan bila pertanian ini tidak dilanjutkan oleh generasi muda atau generasi milenial, siapa lagi yang akan melanjutkan perjuangan pahlawan pangan ini.
Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment