Mobile Menu

navigasi

More News

Kemenparekraf Menyatakan Tiga Point Yang Dapat Mengembangkan Wisata Di Bima

June 14, 2021

sumber  dari kemenparekraf.go.id

Tour Travel, Bima – Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyatakan bahwaSumbawa-Bima Raya memiliki potensi wisata yang baik dengan tiga point pengembangan yaitu peningkatan SDM, Mendukung program unggulan dengan tepat sasaran, bermanfaat, dan tepat waktu, juga membantu memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan cara digitalisasi. Hal ini dilansir dari website Kemenparekraf.go.id, Senin (14/06/2021).


“Event daerah prinsipnya akan kita dampingi, agar bisa ditingkatkan, event bisa berkembang di tingkat regional, regional bisa nasional, dan seterusnya. Kegiatan event atau revitalisasi dilakukan maka bisa meningkatkan dampak ekonomi masyarakat. Maka setiap kepala daerah diharapkan dapat membuat narasi yang positif dan menunjukkan nilai-nilai optimisme bahwa sektor pariwisata akan bangkit kembali,” tutur Sandiaga.


Salah satu upaya lainnya adalah meningkatkan skill pada Sumber Daya Manusia dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal itu dapat meningkatkan keterampilan serta memberikan pendampingan selama pandemi. Gaya berwisata baru dengan fokus pada wisata nusantara juga dapat meningkatkan pengeembangan potensi wisata di Bima.


“Saya mengajak youtuber Atta Halilintar bersama Aurel, mudah-mudahan memberi dampaknya yang luar biasa karena ada puluhan juta mata yang melihat melalui digitalisasi. Dengan keterbatasan yang kita miliki bagaimana desa wisata ini bisa menjadi unggulan karena keindahan alam, produk ekonomi kita akan kita dorong, pariwisata akan sedikit menurun namun potensi ekonomi kreatif harus kita kembangkan,” imbuh Sandiaga.


 Sandiaga Uno juga mengagumi keindahan alam serta kebudayaan Bima. Menurutnya setelah berkunjung dibeberapa destinasi wisata di Bima Raya, ia merasa bahwa Bima memiliki kesan tersendiri.


 “Luar biasa sekali, saya sempat berada di Desa Wisata Maria terpukau bukan hanya alamnya tapi juga budayanya. Terkait kebersihan harus dikelola dengan baik terlebih kalau ingin menjadi perpanjangan Destinasi Super Prioritas," tuturnya.


Selain itu Bima juga terkenal dengan kain tenunnya yang sangat indah. Kain tenun tersebut diproduksi  si Kampung Tenun, Kelurahan Ntobo. Dengan kualitas yang unik serta indah menjadikan kain tenun khas Bima ini salah satu potensi yang harus dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif lokal.


"Di Lawata saat malam hari, saya menemukan suatu sensasi tersendiri, acara KolaborAksi yang biasa digelar di Balairung Soesilo Soedarman Jakarta, kini diselenggarakan di tempat terbuka dengan keindahan alam yang luar biasa di Bima ini menjadi daya tarik sendiri,” pungkas Sandiaga Uno.  (Penulis: Gita Ramadhany  / Sumber Gambar: kemenparekraf.go.id).

 

 

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment