Mobile Menu

navigasi

More News

Unifam Indonesia Mengikuti Anufood China 2021

May 05, 2021

sumber dari asiafoodbeverage.com

Tour Travel, Jakarta – PT United Family Food (Unifam) Indonesia mengikuti pameran Anufood China 2021, guna memperluas pasar dan distribusi produk Tanah Air ke ranah Internasional. Di Shenzen, China.


Hal ini dilakukan Unifam sebagai komitmennya dan mengupayakan agar bisnisnya di China dapat diperkuat dan terus tumbuh setiap tahunnya. Hal ini juga agar terpenuhinya undangan Pemerintah melalui ITPC supaya Unifam mengisi Paviliun Indonesia di Anufood China 2021.


“sebelumya kami ingin mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Indonesia yang memfasilitasi keikutsertaan Unifarm di Anufood China 2021. Keikutsertaan ini kali pertama bagi Unifam, dan merupakan cara kami unntuk memperluas keberadaan produk-produk Unifam di China” tutur Albert Lin, selaku AVP Internasional Business PT United Family Food, saat siaran Pers.


Menurut Albert kegiatan ini menumbuhkan harap agar dapat membuka peluang perluasan jaringan distribusi melalui sub-distributor baru yang hadir. Mengutip dari antaranews.com, berdasarkan data Internal, pertumbuhan penjualan produk Unifam ke China rata-rata sekitar 50-60 persen pertahunnya.


Dalam acara tersebut, Unifam membawa tiga produk yaitu Permen Milkita, Milkita Lollipop, dan Super Zuper Lollipop VIT_C 100. Untuk terus mengembangkan serta adaptasi serta bersaing di pasar dengan mekanisme promosi dan penjualan yang kreatif.


Dari acara tersebut produk unggulan Unifam yang biasa kita kenal Milkita, dapat menggaet minat serta mendapatkan sambutan positif dari masyarakat China. Yang kita tau produk Unifam yang satu ini bukan hanya sekedar permen biasa, namun juga mengandung bahan-bahan yang memiliki kalsium serta susu segar asli. Menjadikan produk ini aman untuk dikonsumsi anak-anak.


Menurut Indra Prahasta selaku Kepala ITPC Shanghai, dari sekian banyak perusahaan makan dan minum Indonesia yang ikut serta dalam kegiatan Anufood China 2021. Hanya Unifam yang berhasil melakukan transaksi sebesar Rp250 juta pada penjualan langsung (business to customers) dan mencatat potensi transaksi lebih dari Rp.764 juta (business to business). (Penulis: Gita Ramadhany  / Sumber Gambar: asiafoodbeverage.com)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment