Mobile Menu

navigasi

More News

Pulisia : Nama Anak Gajah Yang Diberikan Oleh Sandiaga Uno Untuk Pulihnya Indonesia

May 29, 2021

sumber dari kemenparekraf.go.id

Tour Travel, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengunjungi Taman Safari Indonesia dan berkesempatan untuk memberi nama Anak Gajah Sumatera yang baru lahir di Rumah Sakit Hewan Taman Safari Indonesia Cisarua, Jumat (28/05/2021).


Pemberian nama itu dilakukan oleh Sandiaga Uno, dengan cara menandatangani sertifikat kelahiran gajah. Menurutnya nama Pulisia kepanjangan dari Pulihlah Indonesia itu, berarti kita harus memastikan negara Indonesia dapat segaara pulih. Adanya Anak Gajah Sumatera bernama Pulisia, dapat mengirim pesan ke seluruh nusantara bahwa kita akan segeraa pulih.


Jansen Manansang, Frans Manansang dan Tony Sumampau selaku pemilik dari Taman Safari Indonesia, serta Daniel Hartono selaku CEO TSI juga turut hadir dalam kesempatan kali ini.


Selain itu Sandiaga Uno juga didampingi oleh Direktur manajemen Ivestasi Kemenparekraf/Baparekraf Adi Hermawan, dan Koordinator Bidang Pengembangan Wisata Alam Kemenparekraf/Baparekraf Ito Parikesit.


Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau dari audiensi yang telah dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf bersama Perhimpunan Kebun Binatang se-Indonesia (PKBSI) beberapa waktu yang lalu.


Pihak Sandiaga Uno mendapat laporan terkait dampak dari pandemi yang memengaruhi jumlah wisatawan yang berkujung ke Kebun Binatang. Yang sebelumnya bisa menggaet wisatawan sebanyak 50 juta orang pertahun. Namun saat dilanda pandemi terkena penurunan sebesar 30%, dan bahkan ada beberapa Kebun Bintang yang diharuskan menutup usahanya. Walau begitu tim operasional tetap harus memastikan keberlangsungan dan kesehatan hewan-hewan yang berada di dalam supaya tetap terjaga dengan baik.


"Oleh karena itu kita akan dukung program penyelamatan kebun binatang di pandemi ini dengan memperluas dana hibah pariwisata yang tidak hanya hotel dan restoran, tapi kami usulkan juga untuk taman rekreasi," ujar Menparekraf Sandiaga Uno.


Taman Safari Indonesia juga mendapat apresiasi dari Kemenparekraf karena telah berusaha melewati tantangan besar, tapi masih bisa meminimalisir dampak karyawan yang berjumlah 1.200 orang dan hewan-hewan yang berada di dalam.


Selain itu Sandiaga Uno juga mengapresiasi terhadap adptasi pengelola Taman Safari Indonesia dengan menyediakan teknologi digital yaitu, Virtual Reality dan Augmented Reality. Yang dikhususkan untuk pengunjung milenial dan generasi Z. (Penulis: Gita Ramadhany  / Sumber Gambar: Kemenparekraf.go.id).

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment