Mobile Menu

ads

More News

Pergi Ke Los Lambuang Untuk Mengisi Perutmu Dengan Makanan Tradisional Khas Minang

March 26, 2021

 

sumber dari pesonaindonesia.kompas.com

Tour Travel, Bukittinggi – Los Lambuang merupakan salah satu pasar tradisional yang sangat otentik, dimana dalamnya banyak sekali pedagang yang menjual makanan khas Minang.

Los Lambuang memiliki arti “Lorong Lambung” yang biasanya dijadikan tempat untuk mengisi lambung ketika lapar. Los Lambuang juga merupakan pusat jajanan di tiga pasar Bukittinggi yakni, Pasar Lereng, Pasar Ateng, dan Pasar Bawah yang padat oleh pedagang lainnya.

Di atas tiga pasar itu lah Los Lambuang didirikan. Walaupun entah sejak kapan pasar ini berdiri, namun menurut Pesonaindonesia.kompas.com, kebanyakan pedagang di sini merupakan generasi kedua atau bahkan cucu dari pedagang pertamanya. Perkiraan kurang lebih sudah 20 tahun lamanya pasar ini berdiri.

Di pasar ini kita tidak akan bisa menemukan jajanan modern, karena pasar ini merupakan pusatnya surga makanan tradisional khas Minang yang bahkan sudah jarang yang berjualan di kawasan Bukittinggi lainnya. Bukan hanya menunya saja yang tradisional, namun bumbu yang disajikan merupakan resep turun temurun yang di wariskan dari generassi ke generasi. Bahkan cara penyajiannya pun seperti itu.

Biasanya kamu akan banyak menemukan warung nasi kapau yang di dalamnya terdapat uni-uni yang menyajikan makanannya dengan cara yang khas. Wanita itu akan berdiri di sebuah panggung kecul dengan sendok panjang yang berada di tangannya, serta konsumen yang duduk lebih rendah dari penjualnya.

Selain nasi kapau terdapat juga katupek patilah, yang dibuat dengan bumbu gulai serta varian lauk yang beraneka ragam seperti, daging, jeroan, sampai perkedel pun ada. Hanya dengan Rp.30.000-, saja kamu dapat menikmati makanan tradisional yang lezat ini, dengan harga segitu kamu bisa menikmati seporsi nasi kapau dengan lebih dari satu lauk lho! Dan rata-rata pengunjung tidak sampai mengahabiskan uang lebih daro Rp.50.000-,

Untuk bisa sampai sana juga menambah keakraban dengan warga sana, jangan lupa untuk selalu bertanya ya. Karena untuk sampai ke Los Lambuang harus melalui belasan tikungan, puluhan anak tangga, dan gang sempit. (Penulis: Gita Ramadhany  / Sumber" Image: Pesonaindonesia.kompas.com)

Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment